Senin, 07 Desember 2009

Mengatasi Sariawan

Cara Mengobati Sariawan dengan Daun Saga

Sariawan (stomatitis apthosa) adalah radang yang terjadi di daerah mukosa mulut, biasanya berupa bercak putih kekuningan dengan permukaan yang agak cekung. Jumlahnya bisa satu atau lebih. Yang diserang sariawan biasanya daerah mukosa pipi bagian dalam, bibir bagian dalam, lidah, gusi serta langit-langit dalam rongga mulut. Sariawan adalah jenis penyakit yang disebabkan oleh jamur pada mulut dan saluran kerongkongan.

Salah satu jenis tanaman (obat herbal) yang bermanfaat untuk mengobati atau mencegah sariawan adalah daun saga (Abrus precatorius L). Daun saga, bagi masyarakat Indonesia, dikenal dengan banyak nama. Masyarakat Jawa menyebutnya saga telik/manis, di Aceh dinamakan thaga, saga areuy. Disebut juga saga leutik (Sunda), walipopo (Gorontalo), piling-piling (Bali), seugeu (Gayo), ailalu pacar (Ambon), saga buncik, saga ketek (Minangkabau), dan kaca (Bugis).

Menurut Prof Dr Sumali Wiryowidagdo, Aptk, Kepala Pusat Studi Obat Bahan Alami Universitas Indonesia kepada Republika, daun saga berkhasiat untuk mengobati sariawan
Selain itu, saga juga digunakan sebagai antiparasit, antiradang, meredakan batuk dan panas dalam, serta berguna pula untuk melancarkan peredaran darah. Dari sejumlah penelitian yang dilakukan, saga mengandung abruslactone A, methyl abrusgenate, abrusgenic acid, dan vitamin C. Selain itu, tanaman ini mengandung kadar glycyrhizin (glisirisin).

Cara penggunaan
1. Untuk mengusir sariawan, daun saga biasanya dipasangkan dengan daun sirih. Tujuannya supaya daya gempur terhadap sariawan semakin kuat. Walau demikian, daun saga saja juga diperbolehkan.

2. Untuk mengobati sariawan, daun saga bisa dikunyah secara langsung. Apalagi, rasanya juga manis. Daun saga mengandung senyawa kimia antara 30-100 kali gula,.

3. Selain dengan dikunyah, daun saga bisa juga dibuat ramuan untuk berkumur-kumur. Caranya, beberapa lembar daun saga dibersihkan dengan menggunakan air, lalu dijemur selama beberapa menit agar kelihatan agak layu. Setelah dibersihkan, daun saga bisa dikunyah langsung sampai halus, lalu kumur-kumur.

4. Cara lainnya, ambillah sekitar 10 gram daun saga segar yang telah dicuci bersih, kemudian rebus dengan setengah liter air (atau sekitar dua gelas) hingga matang. Kemudian ambil daun saga setelah air rebusan tersisa setengahnya. Bisa juga ditambahkan kayu manis, daun sirih, gula batu atau madu secukupnya. Air rebusan inilah yang digunakan untuk berkumur-kumur selama beberapa saat. Air rebusan itu bisa disaring, kemudian diminum juga bisa.

Sumber: http://kumpulantipspilihan.blogspot.com

Baca Selanjutnya......

Mengatasi Sariawan

Cara Mengobati Sariawan dengan Daun Saga

Sariawan (stomatitis apthosa) adalah radang yang terjadi di daerah mukosa mulut, biasanya berupa bercak putih kekuningan dengan permukaan yang agak cekung. Jumlahnya bisa satu atau lebih. Yang diserang sariawan biasanya daerah mukosa pipi bagian dalam, bibir bagian dalam, lidah, gusi serta langit-langit dalam rongga mulut. Sariawan adalah jenis penyakit yang disebabkan oleh jamur pada mulut dan saluran kerongkongan.

Salah satu jenis tanaman (obat herbal) yang bermanfaat untuk mengobati atau mencegah sariawan adalah daun saga (Abrus precatorius L). Daun saga, bagi masyarakat Indonesia, dikenal dengan banyak nama. Masyarakat Jawa menyebutnya saga telik/manis, di Aceh dinamakan thaga, saga areuy. Disebut juga saga leutik (Sunda), walipopo (Gorontalo), piling-piling (Bali), seugeu (Gayo), ailalu pacar (Ambon), saga buncik, saga ketek (Minangkabau), dan kaca (Bugis).

Menurut Prof Dr Sumali Wiryowidagdo, Aptk, Kepala Pusat Studi Obat Bahan Alami Universitas Indonesia kepada Republika, daun saga berkhasiat untuk mengobati sariawan
Selain itu, saga juga digunakan sebagai antiparasit, antiradang, meredakan batuk dan panas dalam, serta berguna pula untuk melancarkan peredaran darah. Dari sejumlah penelitian yang dilakukan, saga mengandung abruslactone A, methyl abrusgenate, abrusgenic acid, dan vitamin C. Selain itu, tanaman ini mengandung kadar glycyrhizin (glisirisin).

Cara penggunaan
1. Untuk mengusir sariawan, daun saga biasanya dipasangkan dengan daun sirih. Tujuannya supaya daya gempur terhadap sariawan semakin kuat. Walau demikian, daun saga saja juga diperbolehkan.

2. Untuk mengobati sariawan, daun saga bisa dikunyah secara langsung. Apalagi, rasanya juga manis. Daun saga mengandung senyawa kimia antara 30-100 kali gula,.

3. Selain dengan dikunyah, daun saga bisa juga dibuat ramuan untuk berkumur-kumur. Caranya, beberapa lembar daun saga dibersihkan dengan menggunakan air, lalu dijemur selama beberapa menit agar kelihatan agak layu. Setelah dibersihkan, daun saga bisa dikunyah langsung sampai halus, lalu kumur-kumur.

4. Cara lainnya, ambillah sekitar 10 gram daun saga segar yang telah dicuci bersih, kemudian rebus dengan setengah liter air (atau sekitar dua gelas) hingga matang. Kemudian ambil daun saga setelah air rebusan tersisa setengahnya. Bisa juga ditambahkan kayu manis, daun sirih, gula batu atau madu secukupnya. Air rebusan inilah yang digunakan untuk berkumur-kumur selama beberapa saat. Air rebusan itu bisa disaring, kemudian diminum juga bisa.

Sumber: http://kumpulantipspilihan.blogspot.com

Baca Selanjutnya......

Rabu, 04 Maret 2009

Wanita VS Cewek

Wanita adalah mahluk Allah yang luar biasa pengaruhnya dalam kehidupan, dia bisa memberi semangat bisa bikin mematahkan semangat, selama ini kita sering menyebut Wanita(W) dengan kata lain yaitu Cewek(C), sedikit membahasa dua kata tersebut antara cewek dan wanita dan kebetulan saya mendapat sesuatu yang mingkin ada benarnya berbedaan antara cewek dan wanita artikel ini khusus buat kaum hawa dan anda tergolong yang disebut apa, pengetahuan juga buat semua

Wanita(W) VS Cewek(C)

W: Pengertian dan menerima anda apa adanya. Namun tetap memberi saran yang mendidik bila anda melakukan kesalahan
C: Menuntut banyak sekali ini itu tanpa melihat kesalahan pada dirinya sendiri. Akan marah2 atau minimal ngambek kalau anda berbuat salah

W: Selalu berusaha ceria di setiap moment bersama dengan anda.
C: Suka BT tiba2 tanpa sebab dan kalau ditanya kenapa, akan menjawab seolah tidak ada apa2 dan membuat anda bingung


W: Bisa membuat anda tertawa dan membuat anda makin ingin lebih menyayanginya setiap hari
C: Selalu menuntut punya cowok yang bisa membuatnya tertawa, namun pada kenyataannya susah sekali dibuat tertawa karena merasa nanti dikira gampangan

W: Bersikap jujur dan apa adanya
C: Bersikap jual mahal dan hobby nya nge test cowok

W: Meminta anda pamit dulu dengan orangtuanya dan memperkenalkan anda sebelum pergi bersama anda
C: Membuat anda duduk berlama lama! di ruang tamu karena lama bgt dandannya

W: Independent, tetap memprioritaskan karier dan masa depan tanpa mau tergantung orang
C: Memprioritaskan punya cowok yang mapan dengan alasan tuntutan jaman dan akan merasa secure masa depannya hanya dengan cowok2 seperti itu

W: Tampil Natural, simple tapi tetep classy. Dan tampil anggun pada event2 tertentu
C: Menor, berlebihan dan high maintenance

W: Belajar bikin kue jenis baru 2 kali seminggu
C: Ke Salon 2 kali seminggu

W: Punya prinsip yang jelas dan berusaha untuk mengaplikasikannya di dalam kehidupannya setiap hari
C: Tidak punya sikap, tidak tegas dan tidak tahu apa kemauannya sebenarnya. Hanya bisa tergantung pada anda

W: Menguasai diri, mengambil keputusan tegas dalam menyelesaikan setiap masalah dan konsekuen dengan keputusan tsb.
C: Marah2, nangis berhari hari dan curhat panjang lebar dengan teman kalau disakiti dan berikrar tidak akan mau berhubungan dengan anda lagi. Yea right.. 3 hari kemudian dia pasti akan memaafkan anda kok..

W: Betah di rumah, dan suka menyenangkan hati orangtua nya
C: Gak pernah mau ketinggalan datang ke setiap Rave Party yang diadakan di kota Jakarta dan sekitarnya

W: Favourite movies nya; Four Weddings and A funeral, Requiem for a dream, Shawshank Redemption
C: Favourite movies nya; Never been kissed, Freaky Friday, Princess Diary

W: Menyukai film The Matrix karena ide cerita yang disampaikan sungguh luar biasa
C: Menyukai film The Matrix karena Keanu Reeves yang main

W: Ingin punya pria yang percaya akan dirinya sendiri, jujur, bisa menjaga dan menyayanginya apa adanya.
C: Pengen punya cowok seperti Brad Pitt, dewasa,mapan, perut six pack,siap mengantarjemput 24-7 dan wajib menyayanginya di atas segalanya

W: Mampu menjaga diri sendiri dengan tidak pernah berbuat yang aneh aneh
C: Minum2 sampai tepar di lounge dan harus digotong2 untuk pulang

W: Mengutarakan perasaannya dengan tenang dan tetap mengerti perasaan anda .
C: Maunya selalu diutamakan perasaannya tanpa memikirkan perasaan anda sedikit pun

W: Mau bersosialisasi dengan teman2 anda dan memperkenalkan anda dengan teman2 dekatnya
C: Deket sama semua cowok sesuka hati tapi kalau anda sendiri deket sama satu cewek aja dia bisa marah setengah mati

W: Dekat dengan orangtuanya sendiri dan dikenal baik oleh orangtua anda
C: Bahkan dengan orangtuanya sendiri tidak akrab

W: Mengerti kesibukan anda dan bisa naik kendaraan umum pada saat darurat tanpa mau menyusahkan anda
C: Marah2 karena anda tidak bisa menjemput dan mengatakan anda sudah tidak peduli lagi terhadapnya

W: Berpikir dan mengkoreksi diri setelah membaca email ini
C: Merasa tersinggung dan mencari tahu siapa awalnya yg mengirim email ini.

semoga bermanfaat :-)


Baca Selanjutnya......

Sabtu, 28 Februari 2009

MENGENDALIKAN RASA CEMBURU DALAM RUMAH TANGGA

MENGENDALIKAN RASA CEMBURU DALAM RUMAH TANGGA

Perasaan cemburu adalah ketidaksukaan bergabungnya orang lain pada haknya.Sesungguhnya perasaan cemburu adalah tabiat yang alami. Merupakan fitrah yang tercipta pada diri setiap manusia, sesuai dengan tabiat manusiawi yang dipupuk dengan nilai-nilai keimanan. Ia berfungsi sebagai penjaga kemuliaan dan kehormatan manusia. Akan tetapi, perasaan cemburu tersebut haruslah sesuai dengan aturan agama yang mengutamakan kesabaran, ilmu, keadilan, kebijaksanaan, kejujuran, ketenangan dan kelembutan dalam semua perkara.


Menurut ?Abdullah bin Syaddad, ada dua jenis ghirah. Pertama, ghirah yang dengannya seseorang dapat memperbaiki keadaan keluarga. Kedua, ghirah yang dapat menyebabkannya masuk neraka. Ditinjau dari nilainya di sisi Allah Subhanahu wa Ta?ala, cemburu ada dua macam. Dalam sebuah hadits disebutkan : bahwa Nabi shollallahu ?alaihi wa sallam bersabda: Ada jenis cemburu yang dicintai Allah Subhanahu wa Ta?ala, adapula yang dibeni-Nya. Yang disukai, yaitu cemburu tatkala ada keraguan, sedangkan yang dibenci, yaitu adalah yang tidak dilandasi keraguan.?

Disebutkan di dalam hadits,

.?Saad bin Ubadah radhiallahu ?anhu berkata, Sekiranya aku melihat seorang laki-laki bersama dengan isteriku, niscaya akan kutebas ia dengan pedang,? ucapan itu akhirnya sampai kepada Rasulullah. Lalu beliau shollallahu ?alaihi wa sallam bersabda, ?Apakah kalian merasa heran terhadap kecemburuan Saad? Demi Allah, aku lebih cemburu daripadanya, dan Allah lebih cemburu daripadaku.?

.Ditinjau dari sisi yang lain, cemburu ada dua macam. Pertama, ghirah lil mahbub (cemburu membela orang yang dicintai). Kedua, ghirah ?alal mahbub (cemburu membela agar jangan sampai ada orang lain yang juga mencintai orang yang dicintainya.

.Ghirah lil mahbub adalah pembelaan seseorang terhadap orang yang dicintai, disertai dengan emosi demi membelanya, ketika hak dan kehormatan orang yang dicintai diabaikan atau dihinakan. Dengan adanya penghinaan tersebut, ia marah demi yang dicintainya, kemudian membelanya dan berusaha melawan orang yang menghina tadi. Inilah cemburu sang pencinta yang sebenarnya. Dan ini pula ghirah para Rasul ?alaihi salam dan pengikutnya terhadap orang-orang yang menyekutukan Allah Subhanahu wa Ta?ala, serta melanggar syariat Allah Subhanahu wa Ta?ala. Jenis ghirah inilah yang semestinya dimiliki seorang muslim, untuk membela Allah Subhanahu wa Ta?ala, Rasul shollallahu ?alaihi wa sallam dan agama-Nya. Adapun ghirah ?alal mahbub adalah kecemburuan terhadap orang lain yang ikut mencintai orang yang dicintainya. Jenis ghirah inilah yang hendak kita kupas pada pembahasan ini.

..BEBERAPA CONTOH KECEMBURUAN
.SEBAGIAN ISTERI NABI SHOLLALLAHU ?ALAIHI WA SALLAM

.Disebutkan dalam sebuah riwayat, Anas radhiallahu ?anhu berkata:

..?Suatu ketika Nabi di rumah salah seorang isteri beliau. Tiba-tiba isteri yang lain mengirim mangkuk berisi makanan. Melihat itu, isteri yang rumahnya kedatangan Rasul memukul tangan pelayan pembawa makanan tersebut, maka jatuhlah mangkuk tersebut dan pecah. Kemudian Rasul mengumpulkan kepingan-kepingan pecahan tersebut serta makanannya, sambil berkata: ?Ibu kalian sedang cemburu,? lalu Nabi menahan pelayan tersebut, kemudian beliau memberikan padanya mangkuk milik isteri yang sedang bersama beliau untuk diberikan kepada pemilik mangkuk yang pecah. Mangkuk yang pecah beliau simpan di rumah isteri yang sedang bersama beliau.?

.Ibnu Hajar menjelaskan bahwa isteri Nabi shollallahu ?alaihi wa sallam yang memecahkan mangkuk adalah ?Aisyah Ummul Mukminin, sedangkan yang mengirim makanan adalah Zainab binti Jahsy.?

Dalam hadits yang lain diriwayatkan:
.?Dari Aisyah: ?Aku tidak cemburu kepada seorang wanita terhadap Rasulullah sebesar cemburuku kepada Khadijah, sebab beliau selalu menyebut namanya dan memujinya.?

Dalam sebuah riwayat disebutkan, ?Aisyah berkata: ?Tatkala pada suatu malam yang Nabi berada di sampingku, beliau mengira aku sudah tidur, maka beliau keluar. Lalu aku (pun) pergi mengikutinya. (Aku menduga beliau pergi ke salah satu isterinya dan aku mengikutinya sehingga beliau sampai di baqi?). Beliau belok, aku pun belok. Beliau berjalan cepat, akhirnya aku mendahuluinya. Lalu beliau bersabda: ?Kenapa kamu, hai Aisyah, dadamu berdetak kencang?? Lalu aku mengabarkan kepada beliau kejadian yang sesungguhnya, beliau bersabda: ?Apakah kamu mengira bahwa Allah dan Rasul-Nya akan menzhalimimu??.

NASIHAT BAGI WANITA DALAM MENGENDALIKAN PERASAAN CEMBURU

Sebagaimana fenomena yang kita lihat dalam kehidupan tangga pada umumnya, tampaklah bahwa sifat cemburu itu sudah menjadi tabiat setiap wanita, siapapun orangnya dan bagaimanapun kedudukannya. Akan tetapi, hendaklah perasaan cemburu ini dapat dikendalikan sedemikian rupa, sehingga tidak menimbulkan masalah yang bisa menghancurkan kehidupan rumah tangga.

Berikut beberapa nasihat yang perlu diperhatikan oleh para isteri untuk menjaga keharmonisan kehidupan rumah tangga, sehingga tidak ternodai oleh pengaruh perasaan cemburu yang berlebihan.

* Seorang isteri hendaklah bertakwa kepada Allah Subhanahu wa Ta?ala dan bersikap pertengahan dalam hal cemburu terhadap suami. Sikap pertengahan dalam setiap perkara merupakan bagian dari kesempurnaan agama dan akal seseorang. Dikatakan oleh Nabi shollallahu ?alaihi wa sallam kepada ?Aisyah radhiallahu ?anha: ?Hai ?Aisyah, bersikaplah lemah-lembut, sebab jika Allah menginginkan kebaikan pada sebuah keluarga, maka Dia menurunkan sifat kasih-Nya di tengah-tengah keluarga tersebut.? Dan sepatutnya seorang isteri meringankan rasa cemburu kepada suami, sebab bila rasa cemburu tersebut melampaui batas, bisa berubah menjadi tuduhan tanpa dasar, serta dapat menyulut api di hatinya yang mungkin tidak akan pernah padam, bahkan akan menimbulkan perselisihan di antara suami dan melukai hati sang suami. Sedangkan isteri akan terus hanyut mengikuti hawa nafsunya.

* Wanita pencemburu, lebih melihat permasalahan dengan perasaan hatinya daripada indera matanya. Ia lebih berbicara dengan nafsu emosinya dari pada pertimbangan akal sehatnya. Sehingga sesuatu masalah menjadi berbalik dari yang sebenarnya. Hendaklah hal ini disadari oleh kaum wanita, agar mereka tidak berlebihan mengikuti perasaan, namun juga mempergunakan akal sehat dalam melihat suatu permasalahan.

* Dari kisah-kisah kecemburuan sebagian isteri Rasulullah shollallahu ?alaihi wa sallam tersebut, bisa diambil pelajaran berharga, bahwa sepatutnya seorang wanita yang sedang dilanda cemburu agar menahan dirinya, sehingga perasaan cemburu tersebut tidak mendorongnya melakukan pelanggaran syari?at, berbuat zhalim, ataupun mengambil sesuatu yang bukan haknya. Maka janganlah mengikuti perasaan secara membabi buta.

* Seorang isteri yang bijaksana, ia tidak akan menyulut api cemburu suaminya. Misalnya, dengan memuji laki-laki lain di hadapannya atau menampakkan kekaguman terhadap laki-laki lain di hadapannya atau menampakkan kekagumman terhadap laki-laki lain, baik pakaiannya, gaya bicaranya, kekuatan fisiknya dan kecerdasannya. Bahkan sangat menyakitkan hati suami, jika seorang isteri membicarakan tentang suami pertamanya atau sebelumnya. Rata-rata laki-laki tidak menyukai itu semua. Karena tanpa disadarinya, pujian tersebut bermuatan merendahkan ?kejantanan?nya, serta mengurangi nilai kelaki-lakiannya, meski tujuan penyebutan itu semua adalah baik. Bahkan, walaupun suami bersumpah tidak terpengaruh oleh ungkapannya tersebut, tetapi seorang isteri jangan melakukannya. Sebab, seorang suami berat melupakan itu semua.

* Ketahuilah wahai para isteri! Bahwa yang menjadi keinginan laki-laki di lubuk hatinya adalah jangan sampai ada orang lain dalam hati dan jiwamu. Tanamlah dalam dirimu bahwa tidak ada lelaki yang terbaik, termulia, dan lainnya selain dia.

* Wahai para isteri! Jadikanlah perasaan cemburu kepada suami sebagai sarana untuk lebih mendekatkan diri kepadanya. Jangan menjadikan ia menoleh kepada wanita lain yang lebih cantik darimu. Berhias dirilah, jaga penampilan di hadapannya agar engkau selalu dicintai dan disayanginya. Cintailah sepenuh hatimu, sehingga suami tidak membutuhkan cinta selain darimu. Bahagiakan ia dengan seluruh jiwa, perasaan dan daya tarikmu, sehingga suami tidak mau berpisah atau menjauh darimu. Berikan padanya kesempatan istirahat yang cukup. Perdengarkan di telinganya sebaik-baik perkataan yang engkau miliki dan yang paling ia senangi.

* Wahai, para isteri! Janganlah engkau mencela kecuali pada dirimu sendiri, bila saat suamimu datang wajahnya dalam keadaan bermuram durja. Jangan menuduh ?salah-kecuali pada dirimu sendiri, bila suamimu lebih memilih melihat orang lain dan memalingkan wajah darimu. Dan jangan pula mengeluh bila engkau mendapatkan suamimu lebih suka di luar daripada duduk di dekatmu. Tanyakan kepada dirimu, mana perhatianmu kepadanya? Mana kesibukanmu untuknya? Dan mana pilihan kata-kata manis yang engkau persembahkan kepadanya, serta senyum memikat dan penampilan menawan yang semestinya engkau berikan kepadanya? Sungguh engkau telah berubah di hadapannya, sehingga berubah pula sikapnya kepadamu, lebih dari itu, engkau melemparkan tuduhan terhadapnya karena cemburu butamu.
* Dan ingatlah wahai para isteri! Suamimu tidak mencari perempuan selain dirimu. Dia mencintaimu, bekerja untukmu, hidup senantiasa bersamamu, bukan dengan yang lainnya. Bertakwalah kepada Allah Subhanahu wa Ta?ala, ikutilah petunjuk-Nya dan percayalah sepenuhnya kepada suamimu setelah percaya kepada Allah yang senantiasa menjaga hamba-hamba-Nya yang selalu menjaga perintah-perintah-Nya, lalu tunaikanlah yang menjadi kewajibanmu. Jauhilah perasaan was-was, karena setan selalu berusaha untuk merusak dan mengotori hatimu.

TIDAK BOLEHKAH CEMBURU?

Barangkali, di antara para isteri ada yang membantah dan berkata, adalah kebodohan apabila seorang isteri tidak memiliki rasa cemburu pada suaminya, padahal cemburu ini merupakan ungkapan cintanya kepada suaminya, sekaligus sebagai bumbu penyedap yang bisa menimbulkan keharmonisan, kemesraan dan kepuasan batin dalam kehidupan rumah tangga.

Ya benar! Akan tetapi, apakah pantas seorang isteri yang berakal sehat, jika ia tenggelam dalam rasa cemburunya, sehingga menenggelamkan bahtera kehidupan rumah tangganya, mencabik-cabik jalinan cinta dan kasih sayang dalam keluarganya, bahkan ia sampai terjangkiti penyakit psikis yang kronis, perang batin yang tidak berkesudahan, dan akhirnya merusak akal sehatnya?

Memang sangat tipis, perbedaan antara yang benar dengan yang salah, antara yang sakit dengan yang sehat, antara cemburu yang penuh dengan kemesraan dengan cemburu yang membakar dan menyakitkan hati dikarenakan penyakit kejiwaan yang berat. Namun, tetap ada perbedaan antara cemburu dalam rangka membela kehormatan diri dan kelembutan karena didasari rasa cinta kepada suami, dengan cemburu yang merusak dan membinasakan. Kalau begitu, cemburulah wahai para isteri, dengan kecemburuan yang membahagiakan suamimu, dan menampakkan ketulusan cintamu kepadanya! Tetapi hindarilah kecemburuan yang merusak dan menghancurkan keluargamu. Cemburulah demi memelihara harga diri dan kehormatan suami. Dan lebih utama lagi, cemburu untuk membela agama Allah.

Isteri yang selalu memantau kegiatan suaminya, mencari-cari berita tentangnya, serta selalu menaruh curiga pada setiap aktivitas suaminya, bahkan cemburu kepada teman dan sahabatnya, maka inilah isteri yang bodoh. Dengan sifatnya tersebut, maka kehidupan rumah tangganya, rasa cinta, kepercayaan di antara keduanya akan terputus dan hancur. Dan bagi wanita yang rasa cemburunya tersulut karena suatu sebab, kemudian ia merasa hal itu tidak pada tempatnya, hendaklah ia menyadari kesalahannya, lalu melakukan perbaikan atas sikapnya tersebut. Dan yang paling penting adalah, tidak mengulangi lagi kesalahan serupa di kemudian hari.
alsofwah.or.id


Baca Selanjutnya......

Sabtu, 21 Februari 2009

Berilah Hadiah, Kerana Ia mengeratkan Cinta

Anjuran agar saling mendekatkan hati, saling bersaudara dan mencintai diantara sesama kaum muslimin merupakan salah satu sisi keindahan Islam. Islam mensyariatkan perantaraan yang dapat menyebabkan keakraban, mendamaikan dan menghilangkan kabut hati. Diantara perantaraan itu adalah saling memberikan hadiah diantara sesama muslim.


Hadiah dapat melakukan apa yang tidak dapat dilakukan ucapan dan permintaan maaf. Ia mampu menghilangkan kabut hati, memadamkan api permusuhan, menenangkan kemarahan dan melenyapkan rasa iri hati dan kedengkian. Ia dapat mendatangkan kecintaan dan persahabatan setelah sekian lama tercerai-berai.

Hadiah selalu memberikan kesan perdamaian, rasa cinta dan penghargaan dari si pemberi kepada yang diberi. Kerana itulah Nabi Muhammad S.A.W menganjurkan agar memberi dan menerima hadiah. Beliau menjelaskan pengaruh hadiah di dalam meraih kecintaan dan kasih sayang diantara sesama manusia;
" Saling memberi hadiahlah kalian, nescaya kalian akan saling mencintai." HR. Al-Bukhari
Beliau juga bersabda; " Penuhilah undangan orang yang mengundang, janganlah menolak hadiah..." HR. Ahmad dan Al-Bukhari

Mengenai hadith ini, Ibn Hibbân menjelaskan;" Dalam hadith ini, Nabi Muhammad Shallallahu `Alaihi Wasallam mengecam tindakan menolak hadiah dikalangan sesama muslim. Bila seseorang diberi sebuah hadiah, wajib baginya untuk menerimanya dan tidak menolaknya. Saya menganjurkan orang-orang untuk saling mengirim hadiah kepada sesama saudara. Sebab hadiah dapat melahirkan kecintaan dan menghilangkan rasa dendam."

Antara Nabi Muhammad Shallallahu `Alaihi Wasallam Dan Hadiah
Nabi Muhammad Shallallahu `Alaihi Wasallam menerima hadiah dan tidak menerima sedekah. Dalam hadith Abu Hurairah radhiallahu `anhu, ia berkata;" Bila Rasulullah Shallallahu `Alaihi Wasallam dihidangkan makanan, Dia selalu bertanya; Apakah ia hadiah atau sedekah? Jika dijawab, 'Sedekah' maka Dia berkata kepada para shahabatnya, 'Makanlah oleh kalian' sementara dia tidak ikut memakannya. Sedangkan bila dijawab, 'hadiah' maka beliau mencuci tangannya lalu memakannya bersama mereka.'" Muttafaqun 'alaih

Hadith lainnya berasal dari 'Aisyah Radhiallahu` anha, ia berkata;" Rasulullah shallallahu `alaihi wasallam menerima hadiah dan mendoakan pahala bagi (pemberi) nya." HR. Al-Bukhari
Salah satu jenis hadiah yang tidak pernah ditolak Nabi Muhammad Shallallahu `Alaihi Wasallam adalah wangi-wangian. Perkara ini sebagaimana hadith Anas Radhiallahu `anhu, bahawasanya Nabi Muhammad Shallallahu `Alaihi Wasallam tidak pernah menolak wangi-wangian. " HR. al-Bukhari

Beliau (Nabi Muhammad Shallallahu `Alaihi Wasallam ) juga bersabda;" Siapa sahaja yang dihadiahi 'Raihan', maka janganlah menolaknya sebab ia ringan dibawa namun sedap baunya." HR. Muslim Apa Yang Dilakukan Orang-Orang Ansar?

Orang-orang Ansar amat mengetahui betapa hajat Nabi Muhammad Shallallahu `Alaihi Wasallam dan kesukaran hidup yang dialaminya. Kerana itu, mereka selalu mengirimkan hadiah dan pemberian untuk beliau. Perkara ini diceritakan oleh 'Aisyah Radhiallahu `Anha kepada 'Urwah Radhiallahu `anhu bahawa seringkali di rumah Rasulullah Shallallahu `Alaihi Wasallam tidak dinyalakan api kerana tidak memasak. Lalu ketika 'Urwah bertanya apa yang dimakan bila keadaannya demikian. 'Aisyah Radhiallahu `anha menjawab, "Hanya kurma dan air."

Kemudian 'Aisyah Radhiallahu `Anha menceritakan bahawa sekalipun demikian, Rasulullah Shallallahu `Alaihi Wasallam mempunyai jiran tetangga orang-orang Ansar yang selalu mengirimkan hadiah, iaitu berupa air susu unta." Muttafaqun 'alaih Memberi Hadiah Jangan Diukur Nilainya???? Anjuran Rasulullah Shallallahu `Alaihi Wasallam agar saling memberi hadiah walaupun sedikit tidak ditinjau dari sisi nilainya tetapi lebih kepada nilai maknawinya sebagaimana yang telah diterangkan di atas. Perkara ini dapat dilihat dari sabda Rasulullah Shallallahu `Alaihi Wasallam melalui hadith Abu Hurairah Radhiallahu `Anhu bahawa beliau bersabda; " Wahai para wanita kaum muslimin, janganlah ada seorang jiran tetangga meremehkan pemberian jiran tetangganya yang lain sekali ia ( pemberian tersebut ) berupa hujung kuku ( teracak ) unta."HR.al-Bukhari

Padahal, apalah ertinya kuku yang tentunya hanya menyisakan sedikit daging. Dalam hadith yang lain, Nabi Muhammad Shallallahu `Alaihi Wasallam memberikan permisalan menarik yang menunjukkan perlunya sikap tawadlu' ( rendah hati ) dalam menerima hadiah apa pun;
" Andaikata aku diundang untuk menyantap makanan ( yang berupa ) bahagian hasta atau bahagian di bawah tumit, nescaya aku penuhi undangan itu, dan andaikata aku dihadiahkan perkara yang sama juga nescaya aku menerimanya. " HR. Al-Bukhari

Bila kita renungkan lebih mendalam, apakah Rasulullah Shallallahu `Alaihi Wasallam masih memerlukan makanan dari orang lain? Jawapannya sudah pasti, tidak. Sebab sebagaimana yang kita ketahui bahawa beliau diberi makan dan minum oleh Rabbnya akan tetapi perkara ini merupakan pelajaran praktikal agar bersikap tawadlu' dan rendah hati terhadap kaum muslimin apa pun kedudukan mereka.

Kehidupan para ulama Salaf juga sarat dengan perkara sebegini dimana mereka saling memberi hadiah, sekecil apa pun bentuknya, terkadang ada yang hanya berupa kurma yang belum masak, ada yang berupa setangkai bunga mawar, ada yang hanya berupa garam yang ditumbuk dan tetumbuhan yang wangi aromanya.

Saling Memberi Hadiah Diantara Suami-Isteri

Hadiah adalah sesuatu yang mengkagumkan, apalagi bila terjadi diantara suami-isteri. Ia dapat menambah rasa kecintaan dan kedekatan hati antara keduanya, memperbarui ruh kehidupan rumahtangga dan menghilangkan perselisihan yang sebelumnya dapat saja akan bertambah meruncing bila kedua pasangan tidak menyedari apa yang dapat menghilangkannya.

Seseorang isteri lebih mudah tersentuh oleh hadiah yang diberikan suaminya daripada terhadap hadiah orang lain, demikian pula dengan si suami. Bahkan bila diinginkan, isteri boleh memberikan sebahagian maharnya kepada si suami asalkan secara sukarela. Allah Subhanahu Wata'ala berfirman;
" Dan berikanlah kepada perempuan-perempuan itu mas kahwin mereka sebagai pemberian yang wajib. Kemudian jika mereka dengan suka hatinya memberikan kepada kamu sebahagian dari mas kahwinnya maka makanlah ( gunakanlah ) pemberian ( yang halal ) itu sebagai nikmat yang lazat, lagi baik kesudahannya. " Q.S An-Nisaa` : 4

Beberapa Perkara Penting Yang Perlu Diperhatikan


1. Tidak boleh mengambil kembali hadiah yang telah diberikan kepada orang lain sebab perkara ini sebagaimana makna sebuah hadith sama seperti anjing yang menelan lagi makanan yang telah dimuntahkannya. Muttafaqun 'alaih


Akan tetapi, boleh mengambil kembali hadiah yang telah diberikan kerana alasan yang bersesuaian dengan syariat seperti curiga bahawa ianya berasal dari hasil rasuah. Contohnya, Ash-Sha'b bin Jatstsamah Radhiallahu `Anhu pernah memberi hadiah seekor keldai liar kepada Rasulullah Shallallahu `Alaihi Wasallam; namun beliau menolaknya kerana dia sedang berpakaian ihram. Demikian pula, bila seseorang pegawai yang sudah memiliki gaji diberi hadiah, maka dia tidak boleh menerimanya dan ini seperti yang berlaku kepada Ibn al-Lutbiyyah dimana Rasulullah mengecamnya. Muttafaqun 'alaih

2. Hendaknya yang lebih diutamakan didalam memberi hadiah adalah keluarga terdekat; kaum kerabat seperti orang tua pihak ibu dan ayah dan orang seperti mereka. Demikian juga boleh mendahulukan orang yang di hati seseorang mendapat tempat yang dekat. Imam al-Bukhari mencantumkan bab tentang siapa yang lebih dahulu harus diberi hadiah, lalu beliau mengetengahkan dua hadith; yang pertama, beliau menyarankan kepada si penanya agar diberikan kepada pakcik dari garis ibunya dan yang kedua ketika ditanyakan kepada beliau mana diantara dua tetangga yang didahulukan dalam memberi hadiah, beliau menjawab, "Yang paling dekat pintunya darimu."


Baca Selanjutnya......